laissez faire
Home    Info
About: 
[Flash 9 is required to listen to audio.] 11 plays

I’m alone and you’re my only friend.

Seem so hard to share just with you.

give me sometime to shake my brain to the ground, won’t take long if we’re still holding on.

woke up this morning and the sunrise shine on me.

kind of funny when i see your face baby.

and all good feelings are what I wanna give you, now feels so good when we are holding on.

all i wanna do is love you.

lock your name deep in my soul…. (I feel…)

but the world out there, to carries me away from you, bring me home, to keep us holding on

we only apart to be reunited….

aamiin :)

capture it :D

“love is like a sand in the hand. the more you keep it, the more you loose it.” —Unknown
Otak Kanan VS Otak Kiri

kiri: “kaya dulu, baru sedekah, baru umrah”
kanan: “sedekah dulu, barulah rezekinya bisa berlimpah”
kiri: “mapan dulu, baru menikah”
kanan: “menikah dulu, barulah rezekinya bisa berlebih”
kiri: “cukup dulu, baru berbakti kepada orangtua. dapat nikmat dulu, baru bersyukur, baru husnudzon. punya kebebasan waktu dulu, baru shalat dhuha, baru shalat tahajud. merasa berdosa dulu, baru shalat taubat, baru istighfar. selesai shalat dulu baru zikir. zikir dengan hitung-hitungan khusus”
kanan: “bersyukur, husnudzon, istighfar dan zikir harus diamalkan kapanpun, di manapun dan tidak harus ada sebab-sebab khusus, juga tidak harus ada hitung-hitungan khusus”
kiri: “punya modal dulu, ntar baru bisa buka usaha”
kanan: “pake modal orang lain kan bisa atau pakai brosur dulukan bisa!”
kiri: “studi kelayakan dulu, ntar baru buka usaha”
kanan: “buka usaha dulu, ntar baru usahanya di layakkan”
kiri: “makanannya enak dulu, ntar baru rame”
kanan: “dibikin rame aja dulu, ntar kesannya enak”
kiri: “barangnya bagus dulu, ntar baru dijual mahal”
kanan: “dijual mahal aja dulu, ntar kesannya bagus”
kiri: “omzetnya besar dulu, ntar baru bisa terkenal”
kanan: “dibikin terkenal aja dulu, ntar baru omzetnya bisa besar”
kiri: “sekolah tinggi-tinggi dulu, ntar baru bisa sukses”
kanan: “belajar formal secukupnya aja, terus perbanyak belajar informal, dengan gitu baru bisa sukses”
itulah salahsatu isi dari buku yang saya baca dengan judul ‘7 keajaiban pintu rezeki’
berfikir memakai otak kanan memang tidak sesuai dengan logika, tetapi segala sesuatu yang tidak mungkin bisa saja terjadi dengan memandangnya dari sisi yang berbeda, memandang segala sesuatu menjadi lebih mudah.
bila kita menginginkan sesuatu, kita harus optimis dan memiliki impian yang besar karena segala sesuatu itu serba mungkin. orang yang optimis, berani memulai dan mencoba, berfikir ‘bisa’ untuk hal yang orang lain pikir ‘tidak bisa’
jika kita memiliki impian, kita harus serius ingin mewujudkannya. tidak peduli apakah kita sudah mampu atau belum pada saat itu!
kita harus mempunyai keyakinan untuk menjalankan sesuatu dan untuk mencapai apa yang kita impikan. keyakinanlah yang membuat sesuatu itu menjadi kenyataan atau tidak.
yakin adalah awal dari segala sesuatu.

happy 21!!

i love you all.so much!!!

(via seeartend)

pohon dan daun

z: hey muti. daun jatuh, karena angin bertiup atau karna pohon tak ingin daun tetap tinggal? jawab yaaa

m: hmm.daun jatuh karena angin bertiup dan memberikan kesempatan buat daun lain untuk tumbuh.

z: salah! emg daun yg gugur bisa tumbuh? hho

m: bisa.tumbuhnya bukan dari daunnya tapi dari tempat yg sama dengan daun yg udah jatuh.

z: salahhh, karna pohon tak mempertahankan kehadiran daun.

m: pohon gamau daun tetap bersamanya?

z: yup, karna pohon lupa akan kehadiran daun, dmn saat daun mencoba bertahan. pasti akan sampe titik dmn hati itu ga sanggup lagi menahan semua, lelah berharap

m: ooohh.yayayaya.

z: apakah daun itu rela balik lagi sama pohon yg udah mensia-siakan daun yg dulu dilepasnya? ngertikan maksudnya? pikir ya.hha

m: hahaha ngerti sekali bung.terimakasiiih

z: haha okey deh. *smoga yg muti ngerti sama dgn pikiran yg saya maksud soalnya muti suka lemot dan beda pikirannya sama orang lain.amien

m: eh sama ga ya maksudnya?nyahahaha.

z: tuhkan, lemotnya temanku ini *sigh* balik dulu sama yg tadi lemot!

m: iya tauu.tapi tetep aja angin berperan dalam jatuhnya daun, kalo ga ada angin daun ga akan jatuh, daun akan jatuh ketika memang pada saatnya daun harus jatuh.

z: yaa karna angin itu membawa daun memulai kehidupan barunya, sebenarnya saling berkaitan juga tuu jawabannya

m: berarti jawaban daun jatuh karena angin juga ga salah dong, toh semuanya saling berkaitan.

z: iya deh iya *ngalah

itulah salah satu percakapan saya dengan seorang teman berinisial ‘z’ yang sok-sokan berfilosofi tentang salahsatu cerita dari kehidupan.

geraldinefakhmi:

Dokumentasi perjalanan pribadi mengelilingi daerah menarik di Pulau Sumatera.Pengalaman yang sangat indah terangkum dalam video berdurasi pendek ini.Semoga dapat membuka pandangan bahwa negara ini juga memiliki keindahan yang tidak kalah dari negara lain.

“The best moments in reading are when you come across something - a thought, a feeling, a way of looking at things - that you’d thought special, particular to you. And here it is, set down by someone else, a person you’ve never met, maybe even someone long dead. And it’s as if a hand has come out, and taken yours.” —Hector (The History Boys)

(Source: dancingforest, via whatsbeyondmyhead)

"Spin Madly On" theme by Margarette Bacani. Powered by Tumblr.